Mudah Menyetrika Dengan Setrika Uap

Oleh Retno Aini pada Rabu, 27 Mei 2015
Seputar Tips

Kalau mengerjakan pekerjaan rumah tangga sendiri tanpa bantuan asisten, rasanya ‘aduhai’ sekali ya. Seperti mengalir terus, dari mulai memasak, membereskan rumah, mencuci, lalu menyetrika. Yang terasa melelahkan adalah saat harus menyetrika, karena biasanya dilakukan terakhir saat rumah sudah beres dan cucian kering sudah diangkat dari jemuran. Sudah bukan rahasia lagi kalau rata-rata orang tidak suka menyetrika karena lama dan membosankan. Belum lagi punggung pegal karena kelamaan duduk saat menyetrika. Kalau mau didiamkan saja, ujung-ujungnya mata tidak enak melihat tumpukan baju yang menggunung. Meskipun suka ditunda-tunda, akhirnya disetrika juga tetapi rasanya belum bisa menikmati pekerjaan rumah tangga yang satu ini.

[caption id="attachment_107275" align="aligncenter" width="400" caption="image credit: www.freedigitalphotos.net"][/caption]

Akhirnya saya berpikir, ada dua cara yang harus dilakukan agar pekerjaan menyetrika menjadi jauh lebih mudah. Pertama, memilih pakaian mana saja yang harus disetrika. Untuk jenis bahan yang bisa disetrika, Urban Mama bisa memeriksanya dari label care instruction di bagian dalam pakaian.

[caption id="attachment_107237" align="aligncenter" width="400" caption="image credit: www.freedigitalphotos.net"]image credit: www.freedigitalphotos.net[/caption]

Biasanya yang saya utamakan untuk disetrika adalah pakaian kerja suami dan baju seragam sekolah anak. Pernah ada yang bilang, buat apa susah-susah menyetrika… masukkan saja semua cucian ke laundry kiloan, nanti tinggal diambil semuanya sudah rapi disetrika. Saya melakukan hal tersebut sampai salah satu pakaian suami bolong setelah dibawa ke laundry kiloan. Kemeja kerja pula. Sejak saat itu untuk pakaian kerja suami dan seragam anak, semuanya saya utamakan untuk disetrika sendiri.

Kedua, harus memilih peralatan rumah tangga yang mempermudah pekerjaan rumah tangga. Dalam hal ini, memilih alat setrika yang tepat. Setrika yang biasa digunakan selama ini adalah tipe dry iron. Problemnya adalah saat menyetrika kadang bajunya susah licin; padahal tidak semua bahan bisa disetrika dengan panas tinggi. Menyetrikanya jadi ekstra lama. Perlu dibantu juga dengan semprotan mist air atau langsung disetrika saat dalam keadaan masih lembab (setengah kering). Kalau menggunakan semprotan air harus menyediakan satu botol sprayer sendiri, airnya harus rajin diganti serta tidak boleh ditambahkan pewangi agar bajunya tidak berbau aneh.

Suatu hari, salah seorang teman mengunggah foto alat setrika barunya di sosial media. Iseng saya bertanya, pakai setrika apa? Teman saya menjawab, pakai setrika uap. Lanjutnya lagi, setrika uap ini ternyata jauh lebih mudah digunakan dan menghemat waktu menyetrika. Wah kalau teman sampai bilang begitu, berarti setrika uap ini wajib dicoba!

Sebelum mengganti setrika di rumah, saya mencari tahu terlebih dahulu perbedaan antara setrika biasa dan setrika uap. Alat setrika tipe dry iron hanya menghasilkan panas dari plat yang kontak langsung dengan bahan pakaian. Ada setelan pengatur suhu sesuai jenis bahan yang disetrika. Selain itu, setrika dry iron cukup berat! Saat digerakkan menyetrika, beratnya masih terasa. Pantas saja selama ini tangan rasanya pegal kalau habis menyetrika.

Sementara untuk setrika uap (steam iron), plat setrikanya dibuat tidak hanya menghasilkan panas saja tetapi juga mengeluarkan uap air yang membantu menghasilkan panas yang lebih rata. Hasil setrikanya pun lebih rapi hanya dengan sekali gosok. Berat alat setrika uap juga relatif lebih ringan sehingga penyimpanannya lebih mudah. Kalau ada yang bilang setrika uap butuh daya listrik (watt) lebih besar sehingga tidak efektif, tidak juga ah… Menyetrika dengan setrika uap justru lebih efektif karena dengan bantuan uap lebih cepat menghilangkan kerut-kerut pada bahan, bahkan bisa menghemat waktu menyetrika sampai 30%. Salah satu pilihan saya adalah setrika uap produksi Philips. Dari dulu selalu suka menggunakan peralatan rumah tangga dari Philips karena desainnya bagus dan terkenal awet. Setrika uap Philips Featherlight bisa menjadi pilihan karena hemat energi (400W) dan dilengkapi fitur Calc-Clean untuk membersihkan timbunan mineral air pada water tank dan lubang uap setrika. Selain itu setrika uap Philips juga memiliki fungsi 2 in 1: dapat digunakan sebagai setrika uap atau sebagai dry iron kalau perlu menyetrika pakaian dari bahan-bahan lembut (sutera, poliester serta bahan sintetik lainnya).

Semakin tertarik untuk mencoba setrika uap dari Philips? Saat ini Philips mengadakan kontes #BUTUHSteamIron, berhadiah gratis 50 setrika uap baru Philips untuk Urban Mama yang beruntung. Urban Mama bisa baca info lengkapnya di sini.

7 Komentar
muthz May 30, 2015 12:55 pm

wah kayaknya bagus neh secara saya ngak pakai prt di rumah setiap liat tumpukan strikaan maunya pengsaaan hehehehe

WiwiT
WiwiT May 29, 2015 7:13 pm

Waks, komenku disini hilang gara-gara mati lampu. Kakak Ipeh TFS infonya. Aku juga lagi butuh setrika niiih!! Ikuuut aaah!!

Siska Knoch
Siska Knoch May 28, 2015 12:50 am

Aiii ih tebar tebar racunnn! hihihi.. untung pas ada kontesnya, aku ikutaaan juga ah :D

Gabriella F
Gabriella F May 27, 2015 11:50 pm

Wah seru banget ada kontes berhadiah setrika! Langsung jadi pengen ganti setrikaan di rumah...

Eka Gobel
Eka Gobel May 27, 2015 7:46 am

jadi makin pengen coba pake steam iron. mau ikut kontesnya ah. thank you Aini infonya!