Half Marathon Pertama Saya

Oleh musdalifa anas pada Rabu, 31 Desember 2014
Seputar Tips

Salah satu pencapaian saya tahun 2014 adalah lari dengan jarak Half Marathon (21 km). Awalnya saya tidak pasang target bahwa tahun ini saya harus bisa lari HM, tetapi karena diajak untuk lari HM bersama-sama oleh grup Mamarunners. Selama ini saya memang sudah terbiasa untuk lari sampai jarak 10 km, dan memang sempat terpikirkan untuk mencoba jarak yang lebih jauh lagi, tapi tidak tahun ini karena masih menyusui Yoona. Tiba-tiba ada ajakan untuk HM bersama-sama pada Jakarta Marathon di bulan Oktober, tanpa pikir panjang saya langsung ikut daftar. Tentunya lebih seru jika menempuh lari jarak jauh bersama teman-teman, daripada sendirian.

Setelah mendaftar barulah saya mulai mencaritahu apa saja yang harus dipersiapkan agar bisa kuat berlari sejauh itu dan mencapai garis finis dengan kondisi baik. Bertanya-tanya pada founders The Urban Mama yang sudah pernah lari HM sebelumnya, mencari-cari training plan yang cocok dengan kesibukan. Kehebohan pun terjadi di grup Mamarunners membicarakan persiapan HM kami, terutama yang berhubungan dengan perlengkapan lari. Seru, sekaligus membuat deg-degan.

Saya ingin sedikit berbagi hal apa saja yang saya persiapkan menjelang HM pertama saya:


  • Rencana latihan. Kita bisa mencari rencana latihan di internet, lalu menyesuaikannya dengan kesibukan. Selain latihan menambah jarak lari, saya juga melakukan cross-training seperti yoga dan renang untuk memperkuat pernapasan. Rencana latihan ini saya jalankan dengan support dari grup Mamarunners. Kami saling mengingatkan untuk latihan agar bisa finish strong saat berlari HM.

  • Memilih sepatu yang tepat. Ini penting sekali karena saya tidak mau kaki saya jadi sakit atau cedera karena sepatu yang tidak cocok. Ukuran kaki saya kecil (35-36), jadi pilihan sepatu yang ada tidak sebanyak urban mama yang ukuran kakinya 37-39 misalnya. Saya mencoba beberapa sepatu yang memang menyediakan ukuran kecil, saat sudah merasa cocok saya memakainya selama latihan. Kesulitan mencari sepatu yang cocok ini membuat saya langsung membeli satu pasang lagi untuk dipakai bergantian saat sudah menemukan yang cocok.

  • Mencoba mencari bentuk tambahan energi apa yang cocok bisa saya konsumsi selama saya lari. Lari jarak jauh dan makan waktu lama membuat tubuh memerlukan asupan energi dan tetap terhidrasi selama lari, tidak hanya mengandalkan water station yang disediakan oleh panitia. Ditambah lagi sampai saat ini saya masih menyusui Yoona. Jadi saya harus mencari yang saya suka rasanya dan aman untuk ibu menyusui. Saya juga membekali diri dengan salt sticks dan minuman isotonik.

  • Memilih pakaian yang nyaman. Karena akan berlari selama sekitar lebih dari dua jam nonstop, jadi pakaian yang dikenakan harus pas dan tidak menimbulkan lecet karena gesekan. Sport bra, t’shirt, dan celana yang saya pilih memang benar-benar yang sudah terbukti enak dipakai. Saya juga memakai compression legging saat lari HM.

  • Untuk membawa perlengkapan lari itu saya memilih memakai flip belt yang bisa menampung banyak tanpa mengganggu kenyamanan berlari saya.

  • Tidak lupa juga aksesoris lainnya seperti kacamata dan topi karena matahari biasanya bersinar sangat terik di Jakarta. Yang penting enak dipakai dan tidak malahan jadi mengganggu konsentrasi lari kita. Saya juga memakai jam tangan yang sekaligus bisa menunjukkan berapa jarak yang sudah saya tempuh dan kecepatan lari saya. Selain itu saya juga membawa ponsel untuk berfoto-foto selama lari dan bisa dipakai untuk menelepon jika diperlukan.

  • Tak lupa juga sebelum lari saya menyusui dulu dan memompa ASI agar payudara tidak penuh selama lari HM.


Bagaimana urban mama, ada yang punya rencana untuk berlari HM pada tahun 2015 ini? Semoga tips ini bisa membantu ya. #1ygterpenting dengarkan tubuh urban mama saat berlari, jangan dipaksakan dan pastikan bahwa urban mama #AmanBerlari.

12 Komentar
hanana fajar
hanana fajar January 7, 2015 3:23 pm

good job ipeh!
someday semogaaa bisa kaya ipeh:)

Siska Knoch
Siska Knoch January 6, 2015 5:23 pm

Udah sempat baca artikelnya pas tayang tapi baru sempat komen skr…
kereeeeen…!!!! di tunggu cerita HM keduanya hihihi

Honey Josep
Honey Josep January 5, 2015 12:16 pm

Ipeh, keren binggow!

indah nildha
indah nildha January 4, 2015 12:51 am

Ipeh keren banget...!!!
mennginspirasi sekali...!!!

selamat ya, Ipeh... sungguh ikut bangga bacanya... dan tipsnya, keren...!!!
sekali lagi, selamat Ipeh...!!!

zata ligouw
zata ligouw January 2, 2015 12:26 pm

ipeh keren banget, inspiratif!