Theurbanmama

The Urban Mama Forum

Pages
Post [ 2 ]

Untuk anak berusia 6 bulan selanjutnya hingga usia 1 tahun, kamu boleh mencoba jenis mainan seperti:[list=*]
  • Alat permainan peran, seperti boneka, mobil-mobilan, hingga mainan air.[/*]
  • Mainan yang bisa disusun dan bongkar pasang, seperti blok lunak atau gelas plastik bertingkat.[/*]
  • Mainan yang memicu perkembangan motorik, seperti bola, sorongan, atau bantal untuk merangkak.[/*]


    [h]Anak Usia 1-2 Tahun[/h]
    http://blog.qlapa.com/wp-content/uploads/2016/08/panduan-membeli-mainan-anak-balita-3.jpg
    Anak berusia satu hingga dua tahun mulai lebih mahir dalam pergerakan otot dan olah tubuh. Mereka juga senang dengan kosa kata dan mulai tertarik untuk bersosialisasi dengan anak sebaya. Namun, anak usia ini masih sangat memerlukan pengawasan dari orang tua. Berikan jenis mainan yang tepat dan terus hadir saat playtime supaya perkembangan mereka semakin sempurna.

    Jenis mainan untuk anak satu tahun:[list=*]
  • Buku cerita dengan banyak ilustrasi, gambar, atau objek sehari- hari.[/*]
  • Mainan yang mengeluarkan bunyi seperti cerita singkat, lagu, atau gambar.[/*]
  • Mainan yang berhubungan dengan motorik tangan seperti krayon, pensil, atau kertas.[/*]
  • Alat permainan peran, seperti boneka, alat musik mini, aksesoris rumah, hewan plastik dll.[/*]
  • Mainan yang bisa disusun dan bongkar pasang seperti blok kayu atau blok solid.[/*]
  • Mainan yang memicu perkembangan motorik dan kognifit, misalnya puzzle sederhana.[/*]

    Sedangkan jenis mainan untuk anak dua tahun, antara lain :[list=*]
  • Mainan untuk problem solving, misalnya puzzle dengan kesulitan sedang, blok yang bisa disambung-lepas, permainan sortir benda, dll.[/*]
  • Alat permainan peran yang lebih rumit, misalnya mainan dapur, mainan rumah tangga, atau mainan air dan pasir.[/*]
  • Mainan yang berhubungan dengan motorik tangan dan lebih menantang, misalnya buku mewarnai, origami, gunting khusus anak, kertas menggambar, dan pensil warna.[/*]
  • Buku dengan cerita dan pesan moral tertentu, tetapi masih penuh dengan gambar ilustrasi.[/*]
  • Mainan seputar olahraga seperti sepeda roda empat, terowongan, seluncuran, bola atau alat transportasi ukuran mini[/*]


    [h]Anak Usia 3-5 Tahun[/h]
    http://blog.qlapa.com/wp-content/uploads/2016/08/panduan-membeli-mainan-anak-balita-2.jpg
    Pada usia prasekolah yaitu tiga sampai lima tahun, daya ingat dan konsentrasi anak-anak mulai meningkat, termasuk kemampuan verbal dan gerak motorik. Mereka mulai senang bereksplorasi dan tertarik untuk bermain dengan teman-teman sebaya. Anak-anak prasekolah umumnya belum bisa mengerti tentang saling berbagi atau sharing, namun orang tua harus rajin mengajarkan sifat positif ini terutama jika menyangkut berbagi mainan.

    Jenis mainan yang bisa diberikan untuk anak prasekolah antara lain :[list=*]
  • Mainan untuk problem solving, seperti puzzle dengan kesulitan medium hingga tinggi atau blok sambung lepas sesuai usianya.[/*]
  • Mainan dengan struktur yang lebih kompleks, misalnya kereta api beserta rel, merakit otomotif, dan mainan rumah tangga yang membutuhkan imajinasi tertentu.[/*]
  • Mainan untuk berkarya, seperti cat air, kuas, gunting khusus anak, origami, mainan lilin atau tanah liat, dan bahan arts & craft lainnya.[/*]
  • Buku cerita dengan lebih banyak kata- kata dan gambar yang mendetil[/*]
  • Permainan olahraga sesuai hobi dan minat[/*]


    Nah, udah tahu kan mainan yang aman, berkualitas, sekaligus juga harus mendidik dan berguna untuk tumbuh kembang anak. Yuk jadi orang tua yang bijak!:)
    Bagaimana Pengalaman Mam and Pap dalam memilihkan mainan untuk anak? Yuk share bareng-bareng


    edited by mod
  • haii rby890, makasih banget tips-nya, wahhh harusnya ini jadi artikel, nih. Kirim2 artikel ke TUM yah kalau ada yang cocok :)
    twitter and IG: @zataligouw
    Blog : http://www.zataligouw.com/
  • Pages