Theurbanmama

10 Manfaat Belajar Berenang

Rabu, 05 Juli 2017

Sudah setahun ini Albert secara rutin mengikuti les renang seminggu sekali. Sebelumnya ia memang beberapa kali sempat ikut les renang, tetapi hanya saat liburan sekolah. Ternyata belajar berenang ini sangat banyak manfaatnya. Awalnya saya berpikir kalau ikut les renang sepulang sekolah itu akan membuatnya capek. Namun saran dari psikolog yang menangani Albert, justru kelebihan energinya harus dikuras agar ia bisa lebih fokus dan berkonsentrasi di sekolah, salah satu caranya dengan les renang. Mulai bulan ini bahkan frekuensi latihan renang Albert akan ditambah menjadi dua kali seminggu, sebagai persiapan agar ia bisa lepas dari terapi sensori integrasinya.

Selain itu, berenang menurut saya merupakan salah satu keterampilan dasar yang harus dikuasai anak-anak. Seperti di Belanda misalnya, anak-anak belajar renang sampai mendapatkan diploma renang A sampai C. 

Ada beberapa manfaat yang kami rasakan setelah setahun rutin berenang, yaitu:

  1. Secara umum dapat dikatakan kalau selama setahun ini Albert lebih jarang sakit, padahal kegiatannya lebih padat dari tahun sebelumnya. Tubuhnya lebih bugar karena secara rutin berolahraga. Staminanya juga meningkat.
  2. Beberapa orang juga berkomentar kalau Albert cepat bertambah tinggi. Ini juga terbukti karena celana panjangnya cepat sekali harus berganti ukuran.
  3. Saya sempat mengira kalau sepulang renang ia pasti akan kelelahan dan mengantuk. Ternyata ini tidak terbukti, ia malah terlihat lebih segar dan fokus saat mengerjakan PR atau belajar.
  4. Tidurnya lebih mudah dan pulas setelah berenang. Biasanya sekitar pukul delapan malam Albert sudah mengantuk setelah seharian beraktivitas. Namun jika hari itu les berenang, ia tidur lebih pulas dan jarang terbangun dari pukul delapan malam sampai pukul enam pagi. Artinya ia mendapatkan istirahat yang cukup dan kualitas tidur yang baik. Albert juga tidak banyak mencari-cari alasan karena belum mengantuk saat saya suruh tidur.
  5. Energi yang terkuras saat berenang membuatnya lebih bisa mengendalikan emosi. Albert jadi tidak cepat marah dan lebih bisa sabar saat menghadapi berbagai situasi. Pada masa liburan seperti ini saya memindahkan les renang di pagi hari dan memang ia menjadi lebih tenang jika sudah berenang di pagi hari. Secara umum frekuensi tantrumnya sangat jauh berkurang dan lebih bisa dikendalikan.
  6. Albert jadi lebih percaya diri saat diajak bermain dengan air, misalnya seperti saat mengunjungi air terjun Sri Gethuk atau berekreasi di waterpark. Mungkin saat sudah lebih besar nanti ia bisa mencoba kegiatan lain yang ada hubungannya dengan air seperti menyelam, triatlon, berselancar, dll.
  7. Saat berenang, ia belajar untuk lebih fokus dan memusatkan perhatiannya. Sedikit saja perhatiannya teralih, gerakannya akan berantakan dan ia harus berusaha lebih keras untuk mengembalikan keseimbangannya. Ia juga harus fokus ke titik akhir yang harus dicapainya. Perhatian yang teralih akan membuat arahnya menjadi kacau.
  8. Berenang membuat anak-anak melupakan screen time. Saat liburan, biasanya saya tawarkan saja Albert untuk berenang bersama teman-teman atau keluarga. Anak-anak biasanya betah menghabiskan waktu sampai berjam-jam di kolam renang. Secara tidak langsung, mereka melupakan screen time dan tidak memegang gadget saat berenang. 
  9. Belajar lebih mandiri berkaitan dengan membereskan perlengkapan renangnya, membilas tubuh saat selesai renang, berpakaian kembali, memisahkan pakaian basahnya, dan merawat kacamata renangnya.
  10. Bertemu dengan teman-teman renangnya melatih juga keterampilan sosialnya. Ia harus tahu kapan waktunya bermain, kapan waktunya berlatih, kapan harus menunggu, dan kapan gilirannya.

Jika anak-anak sudah bisa berenang saat kecil, keterampilan ini akan dikuasainya seumur hidup. Berenang juga merupakan olahraga low-impact yang bisa dilakukan sampai tua nanti. Mungkin urban mama ingin menambahkan manfaat berenang yang lain?

Related Tags : ,,,,
Apa Reaksi Anda ?
6 Comments
Post a Comment
You must be in to post a comment.