Beberapa waktu lalu di sekolah Sofie diadakan lomba recycle barang bekas dalam memperingati earth day. Ide pun muncul dalam pikiran saya ketika melihat beberapa botol bekas minuman di meja dan tatakan bekas kue ulang tahun kakek Sofie.
Sampai sekarang saya masih ingat sekali, sewaktu kecil suka dibuatkan kuda-kudaan dari batang pohon pisang yang kemudian saya tunggangi sambil berlarian mengelilingi perkarangan rumah. Seru sekali! Kemarin tiba-tiba saya juga ingat, saya pernah membuat mainan kuda-kudaan yang serupa untuk Rinjani.
Kalau ulang tahun pertama Akino dirayakan dengan mengundang keluarga dan sahabat terdekat, di tahun ini saat ulang tahun keduanya diisi dengan DIY yang lebih sederhana. Akino tidak suka kue cake, maka saat menyiapkan pestanya kali ini saya mencoba membuat sendiri kue ulang tahun dan snacknya.
Kali ini saya memberi Alika Five Senses Matching Activity yang membuatnya bisa mengeksplorasi bahan-bahan yang saya berikan dengan kelima indranya. Permainan ini tidak hanya mengandalkan indra mereka untuk menginvestigasi obyek, tetapi mengembangkan pola berpikir mereka untuk lebih kritis dalam menyelesaikan masalah.
Kalau punya anak perempuan yang suka segala sesuatu yang berhubungan dengan princess, prakarya yang satu ini harus dicoba deh. Minggu lalu, saya dan Rinjani membuat crown headband dari gelas styrofoam.
Mereka terlihat bersemangat dengan pengalaman baru menggambar di atas kain dengan spidol khusus kain dan merasa senang terlibat dengan hobi ibunya. Apalagi setelah karya mereka menjadi sebuah pouch.
Saat cuaca tidak menentu, anak-anak cenderung mudah sakit. Salah satu comfort food yang bisa dibuat untuk si kecil adalah Mie Pangsit Rebus yang disajikan dengan sayuran, telur ceplok, dan yamien manis.
Tentunya buah-buahan selalu jadi menu wajib anak-anak setiap hari ya. Kali ini saya akan berbagi cara lain menyajikan buah supaya si kecil lebih semangat melahap buah-buahan yang disajikan.