Saya mendapat kesempatan dari theurbanmama untuk mengikuti PESAT-12 Jakarta Sesi V. Topiknya sangat menarik dan berguna sekali, yaitu tentang MPASI, Kuning pada Bayi (Jaundice), Demam Dengue (DD), DBD, dan Tifus. Semuanya sangat menarik dan penting diketahui oleh para orangtua atau calon orangtua.
Saya langsung jatuh cinta saat pertama kali melihat botol susu MAM ketika belanja keperluan bayi saat hamil tujuh bulan. Bentuknya manis, tidak pasaran dan warna-warnanya lembut sekali. Yang membuat saya makin jatuh cinta, ternyata botol susu MAM bisa dilepas bagian-bagiannya, mulai dari tutup botol, dot, dudukan dot, botol, karet valve yang menyangga cairan tidak rembes, serta tutup bagian bawah botol.
Akhir tahun lalu, Anipchan menginjak usia 8 tahun dan baru saja menerima raport semester pertamanya di kelas 2. Jauh sebelum itu, tepatnya waktu Anipchan baru berusia 6 tahun dan sedang giat-giatnya mencari SD, kami pernah membuat janji. Waktu itu, banyak temannya yang sudah disunat. Lalu iseng-iseng saya tanya kapan dia mau disunat. Dengan lantang dia menjawab, "Nanti kalau sudah kelas 2."
Kebetulan, saya tidak kenal seorang pria pun yang terobsesi dengan pegunungan Alpen dan mobil Lamborghini. Satu-satunya pria, yang sepertinya saya kenal dengan baik, obsesi terbesarnya adalah gunung. Sayang sekali setelah menikah, karena tidak tega meninggalkan saya yang hamil sendirian di rumah, hobi naik gunungnya itu ditunda sementara.
Saya selalu mengucap syukur, karena dipercaya bisa membesarkan anak yang saya lahirkan ini. Karena sesungguhnya, jika di -under estimate soal mengasuh anak itu, pedih rasanya. :)
Kunjungan ke Science Center ini sebenarnya murni keinginan saya dan tidak terlalu yakin Albert akan suka, tapi saya penasaran. Ternyata, Albert sangat senang di sana dan kami menghabiskan waktu sehari penuh!
Awalnya sih, saya tidak ingin membeli diaper bag baru, hanya berniat menggunakan tas biasa dengan organizer di dalamnya. Hanya saja, niat saya berubah setelah melihat diaper bag keluaran baru Olivia Fifi ini.
Goodies Shop kami buat untuk menjual merchandise TUM yang tentunya ekslusif untuk TUM members. Hasil dari penjualan, kami kumpulkan di akun sosial kami yang kami beri nama TUM4Indonesia.
Kebetulan beberapa waktu yang lalu Asa sedang ketagihan telur. Tiap hari maunya telur ceplok. Untuk menghindari kebosanan saya pun membuatkan telur ceplok bumbu kuning ini.