Bagi ibu bekerja seperti saya, masa-masa menjelang Lebaran menjadi masa yang paling mendebarkan sepanjang tahun. Pemicunya apalagi kalau bukan masalah ART yang mudik, harap-harap cemas ART akan balik lagi atau tidak, dan bagaimana pontang-panting mengurus rumah tanpa ART.
Biasanya kami sering foto sendiri, tapi sekarang foto studio mungkin bisa jadi pengalaman yang menarik. Untuk kostum saya hanya memakai yang ada di rumah dan ada satu properti "pesawat ala jaman dulu" khusus saya buat untuk Irsyad dengan bentuk yang sederhana.
Buku ini wajib dimiliki oleh urban Mama Papa yang tertarik dengan food photography. Tidak usah bingung jika ingin memulainya sekarang juga. Baca buku ini lalu ambil kamera. Seperti kata mereka di buku ini, just shoot and have fun. Style happens!
Malam pertama, saya nyaris tidak bisa tidur gara-gara beberapa kali terbangun mendengar suara angin yang menderu-deru. Saya takut tenda kami roboh, atau hujan deras yang akan membuat kami basah kuyup!
Papap (ayah) saya bilang ingin menyumbangkan sebuah nama. Mendengar Pap mau sumbang nama, ibu mertua saya juga menyatakan ingin menyumbang nama untuk cucu pertamanya. Satu nama dari saya, suami, papap, mertua, dan family name. Lima nama! Wah kebanyakan kalau begitu caranya.
It is very important to know where to find breastfeeding help. Breastfeeding difficulty often needs to be addressed fast, that's why, most breastfeeding support groups and hospitals provide breastfeeding support hotlines.
Inilah yang diperingati oleh budaya Jawa dalam upacara Tedak Sit: berisi simbol-simbol pengharapan orangtua terhadap anaknya agar kelak sang anak siap & berhasil menapaki kehidupan dengan segala dinamikanya (tentunya tidak lepas dari bimbingan orangtua).
Tahun 2011, dengan semangat baru saya dan suami berharap tahun ini kami sudah punya baby. Tahun baru ini saya cek test pack tanpa sepengetahuan suami tapi kok ngga ada garisnya ya?