Semua berjalan lancar sesuai dengan rencana sampai akhirnya tiba waktu pulang kembali ke Jakarta. Semua ASIP yang sudah beku saya masukan ke dalam bagasi karena berat kalau saya bawa ke cabin.
Dengan waktu persiapan yang singkat, saya dan suami berusaha mencari kegiatan sepanjang Ramadhan untuk Gaza. Karena tahun ini Gaza sudah berusia 3,5 tahun, jadi kami membuatkan sesuatu yang ada unsur reward & punishment.
"Kunci kesuksesan anak Anda? Matematika dan bahasa Inggris!" Begitu isi tulisan sebuah spanduk yang terpampang lebar-lebar yang dipasang di sebuah jembatan penyeberangan.
Akhirnya setelah penantian beberapa bulan karena, paket Early World of Learning yang saya tunggu-tunggu datang juga. Sudah lama sekali saya mencari paket buku ini, karena waktu kecil sering dibacakan buku tentang si Poldy.
Selama berada di luar kantor itulah, saya mengalami beberapa kejadian yang membuat saya sadar kalau di luar sana, sudah makin banyak orang yang sadar tentang ASI dan kewajiban ibu memberikan ASI untuk anaknya.
Punya kaus polos di lemari pakaian si kecil? Kita bisa menghias kaus polos milik si kecil agar menjadi lebih menarik dengan menempelkan huruf pertama namanya dari kain katun bermotif.
Boleh dipercaya atau tidak, pemberian ASI tidak hanya mendekatkan hubungan Ibu dan Anak, tetapi juga Ayah dan Ibu. Karena sekali lagi proses keberhasilan pemberian ASI bukan hanya dari ibu seorang, tetapi juga karena peran serta Ayah.