Sudah menjadi tradisi, menjelang Natal selain menyiapkan hati untuk menyambut kelahiran Sang Juru Selamat, kami juga menyiapkan kado-kado dan bingkisan Natal untuk keluarga dan kenalan.
Saya benar-benar pemilih kalau dalam urusan susu apa yang akan saya berikan pada ketiga anak saya. Sejak si bungsu Sabil sudah bisa minum susu pasteurisasi, saya jadi tidak repot lagi.
Minggu lalu kebetulan saya mendapatkan informasi dari Katering Bunda bahwa mereka menyelenggarakan Kelas Bunda untuk membantu para orangtua yang sedang menantikan kelahiran bayi.
Saya paling tidak tahan melihat kotak makan untuk bekal anak yang lucu. Otomatis pikiran di kepala saya langsung ingin bereksperimen membuat menu bekal sekolah anak yang lucu-lucu dan juga sehat tentunya.
Pertama kali melihat mobil Mazda Biante, saya terpesona dengan body-nya yang besar tetapi tetap terlihat elegan. Maklum walaupun baru punya satu anak tapi kalau berpergian nenek, tante, mbak semua pasti ikut. So, size does matter.
Belum lama ini saya diundang oleh Palm Trees Montessori School untuk melihat-lihat sekolah mereka. Saat survey sekolah untuk Lana, memang saya sangat tertarik pada sekolah dengan metode Montessori.
Kita biasanya merasa was-was jika meninggalkan rumah. Apakah rumah itu dalam keadaan kosong sama sekali atau meninggalkan anak kita di rumah bersama pengasuhnya.
Pada kehamilan kedua ini, saya cukup sering browsing tentang boks bayi karena saya ingin sekali membeli boks bayi yang bisa ikut bertumbuh seiring pertambahan usia anak saya.