Penyayang Binatang

Oleh Nury Fadilah pada Sabtu, 16 Juni 2012
Seputar Our Stories

Komitmen untuk tidak banyak melarang dalam hal pengasuhan anak kami, Galuh (3y3m), kecuali untuk hal-hal yang membahayakan, berdampak baik pada tingkat ‘keberaniannya’. Salah satunya adalah keberanian saat berinteraksi dengan binatang. Entah mengapa, binatang-binatang itu tampak begitu lucu di matanya. Kerap kali saya menahan refleks untuk tidak berteriak sebagai ekspresi takut atau jijik jika bertemu binatang seperti cicak, kecoa, cacing, kodok, dll.

Pernah suatu ketika akan berfoto dengan binatang di Baby Zoo Taman Safari Bogor, Galuh lebih memilih berfoto dengan bayi harimau dan harimau putih ketimbang bayi orang utan, tanpa takut sedikit pun. Saya yang mengabadikan moment itu menjadi gemetaran luar biasa.

Hal yang sederhana lainnya, ketika ditanya, "Galuh, mau main ke mana?" Jawabannya simpel, "Mau lihat sapi, kambing, dan ayam," atau "Mau lihat ikan," jika ia diajak berbelanja ke supermarket. Tampak begitu gembira sekali ketika sudah bertemu dengan ‘teman-temannya’.

Ini ada beberapa foto yang bisa kami abadikan.

Kategori Terkait


Tag Terkait

5 Komentar
Honey Josep
Honey Josep June 25, 2012 4:18 pm

Galuh berani banget, megang belut.... tante aja geli :p

CeChri June 22, 2012 3:23 pm

cerdas!! hehe, iya kita yang heboh, anaknya malah santai. Jadi keinget pas anak pertamaku nyomot 3 ekor ikan yang loncat dari aquarium, akunya merinding + nahan ketawa ngeliat dia ngambil ikan, sedangkan dia sante =))

mia utami
mia utami June 22, 2012 3:07 pm

pinternyaaa...saya sendiri berusaha untuk seperti mama galuh. tapi entah kenapa tiap liat kecoa bawaannya refleks ambil baygon :)

musdalifa anas
musdalifa anas June 16, 2012 1:15 pm

Galuuh itu foto terakhir pegang apa? Tante aja takut. Galuh berani ya, pinter, hebat..
Galuh ini anak temen gue loh *truss* :D

Eka Gobel
Eka Gobel June 16, 2012 7:32 am

galuh pinter bangeeet... ! :)