Theurbanmama

#TUMNgopiCantik Surabaya: Peran Breastfeeding Support Group dan Sugesti Positif dalam Menyusui

Sabtu, 05 September 2015
for

Sabtu tanggal 29 Agustus 2015 lalu menjadi hari yang kami nantikan. Setelah sekian lama hanya bisa membaca keseruan acara-acara #TUMNgopiCantik di Jakarta, akhirnya #TUMNgopiCantik hadir di Surabaya. Sudah terbayang senangnya akan bertemu dengan para urban mama yang hebat, cantik dan penuh semangat belajar.

Mengambil tema “Peran Breastfeeding Support Group dan Sugesti Positif dalam Menyusui” acara #TUMNgopiCantik sukses di gelar di De Oak Café.  Acara kali ini mengundang Esti Nalurani, atau akrab disapa mbak Cici, seorang konselor laktasi, hypnotherapist sekaligus doula dari  Klinik H2C Indonesia.

Pada acara tersebut, peserta yang sebagian besar para mama ini diminta untuk menuliskan alasan-alasan menyusui bayinya, Seperti “Saya menyusui karena saya ingin sehat”, “Saya menyusui karena saya ingin lebih dekat dengan anak”, dll.  Lantas peserta diminta untuk membaca tulisan alasan-alasan itu dan mengulang membacanya ketika di rumah di depan cermin. Proses ini adalah bagian dari memberikan sugesti positif untuk diri sendiri, yang akan bermanfaat ketika para mama menemui kendala dalam menyusui.

Selain itu peserta diminta untuk menyebutkan semua keluhan ketika menyusui. Lantas mbak Cici meminta peserta untuk mengubah keluhan itu menjadi sebuah tantangan, bukan hanya sekadar keluhan. Ini adalah salah satu kiat dalam mengurangi stres ketika menyusui. Lantas, apakah stres itu bisa membuat ASI kering? Mbak Cici dengan tegas menjawab, Tidak! Walaupun stress dapat mempengaruhi produksi ASI, tetapi jika ibu tetap menyusui bayinya secara langsung, dan memompa secara rutin dan disiplin, maka pasokan ASI akan bisa terus dipertahankan. Namun karena produksi ASI melibatkan dua hormon yaitu hormon prolaktin yang berfungsi untuk memproduksi, dan hormon oksitosin yang berfungai untuk 'mendorong' ASI keluar, maka hormon oksitosin ini yang akan membantu bekerja lebih maksimal jika bunda dalam keadaan bahagia.

Sebagai bentuk apresiasi diri, mbak Cici menyarankan untuk para mama memberikan reward bagi diri sendiri. Reward ini juga dapat memompa semangat para mama untuk mengejar target menyusui meskipun banyak hal yang menjadi tantangan. Dengan reward ini, para mama juga akan merasa dirinya dihargai. Reward bisa dalama bentuk apa saja, sesuai keinginan mama. Bisa berupa benda, materi atau sekeadar waktu luang untuk melakukan hobi yang disukai.

Mbak Cici juga memberikan ilustrasi Breastfeeding support helping tree, yaitu bagan yang menunjukkan siapa saja yang memiliki peran dalam membantu proses menyusui, dan seberapa besar peran itu dapat membantu si ibu. Support group adalah salah satu yang terbesar yang berperan dalam keberhasilan ibu menyusui. Karena dengan memiliki sekelompok teman atau sahabat yang senasib dan memiliki pengaruh positif, ibu akan lebih termotivasi ketika memberikan ASI untuk buah hatinya. Dengan demikian proses menyusui akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan bagi ibu dan buah hatinya. Karena itu Mbak CIci mendukung adanya breastfeeding support group yang positif seperti birth club di the urban mama.

Di acara ini, dengan penuh kesabaran dan telaten, mbak Cici menerangkan dan menjawab semua pertanyaan urban mama yang hadir. Bahkan acara yang sedianya selesai pukul 11.30 ini, berlanjut hingga pukul 12.30 karena antusiasme dan banyaknya pertanyaan seputar laktasi yang dibahas tuntas di sini. Semoga dengan acara ini, semakin banyak para mama yang termotivasi dan terbantu dalam memberikan ASI untuk buah hatinya.

Terima kasih untuk semua the urban mama, para mama yang meluangkan waktunya, Mbak Cici, dan De Oak Café yang telah membantu acara ini hingga berjalan dengan lancar dan menyenangkan. Acara ditutup dengan photo bersama dan berlanjut berbincang lebih akrab di café yang memang nyaman ini. Sampai jumpa di event-event yang akan datang.

Related Tags : ,,,,
Apa Reaksi Anda ?
12 Comments
Post a Comment
You must be in to post a comment.