Zahra sangat menyukai celana ini dan ia masih sering memaksa memakainya, walaupun sudah tidak enak dipandang mata. Saya pun merayu Zahra agar mengizinkan celana ini saya ubah menjadi sebuah barang yang cantik dan bermanfaaat.
Anasya (4 tahun) senang sekali bermain masak-masakan. Setiap melewati toko mainan, matanya tidak bisa lepas dari "dapur-dapur"an atau kitchen set mainan yang harganya cukup mahal.
Sekarang sudah banyak yang menjual kue yang lucu-lucu dengan hiasan yang keren-keren. Tapi harganya tidak ramah di kantong. Saya lalu mendapatkan ide untuk membeli kue di toko kue terkenal, lalu mencoba menghiasnya sendiri.
Membuat prakarya bersama anak-anak adalah pilihan saya untuk mengisi waktu bersama. Selain itu, saya juga ingin agar anak-anak dapat berpikir lebih kreatif, imajinatif dan bangga dengan hasil karya mereka sendiri.
Saya sempatkan untuk membuat jubah Drakula Anipchan. Ternyata tidak susah, lho. Hanya butuh sekitar satu jam untuk bikin jubah, ikat pinggang dan armband-nya.
Saya pernah mendengar bahwa kalau kita memperbaiki barang-barang yang rusak di rumah, hal itu akan memperbaiki kualitas hidup kita. Tapi tidak mudah meluangkan waktu untuk beres-beres, selalu saja ada alasan untuk menundanya.
Saya senang sekali melihat Sigi ternyata menikmati menyusun puzzle ini, bahkan setiap kali liat ini di kotak mainannya, pasti diambil dan disusun lagi, biarpun ia sudah hafal.
Bagaimana caranya agar dinding apartemen kami tampak lebih cantik, tanpa harus cari dan bayar tukang cat lagi. Juga tanpa harus mengasah keahlian mengecat yang rapi dan rata. Akhirnya saya memutuskan untuk mengaplikasikan colour wash wall.