Saat Alma sudah berusia tiga tahun, kami sepakat mendaftarkannya masuk barnehage (taman kanak-kanak) agar bisa bisa bermain dan belajar dengan teman-teman seusianya. Di Norwegia, tahun ajaran baru barnehage dimulai awal Agustus. Bulan yang menyenangkan untuk memulai sekolah karena masih dalam suasana musim panas.
Memilih kegiatan ‘ekskul’ untuk anak ternyata tidak segampang yang kami bayangkan. Melihat Zee senang sekali kegiatan outdoor, kami (terutama papanya) mencoba untuk mengenalkan olahraga sepak bola kepada Zee.
Tanggal 17 Agustus lalu saya dan keluarga pulang kampung ke Solo. Salah satu agendanya adalah mengajak Baron main ke Taman Hiburan Rakyat Sriwedari. Ternyata Baron senang sekali diajak kesini!
Hidup di kota-kota besar di Indonesia, kehadiran orang ketiga dalam rumah tangga sulit untuk ditampik. Orang ketiga yang saya maksud disini adalah para embak dan bibik, yang saya pribadi lebih suka menyebutnya sebagai asisten rumah tangga.
Sejak kecil saya rajin berenang di sini. Setelah resmi dibuka kembali bulan Februari lalu, saya baru sempat berenang kembali di sini pada saat libur lebaran yang baru lalu. Ternyata seru sekali!
Urban mama mungkin bisa bayangkan ya, sekarang ini betapa banyak waktu yang habis di jalan. Daripada diam, ternyata bisa juga kok belajar bersama anak di mobil saat bepergian.
Kadang saya mengajak Anipchan berjalan-jalan sepulang sekolah. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah Museum Geologi Bandung di jalan Diponegoro. Sebenarnya ini adalah kali ketiga Anipchan ke sini, tetapi setiap kunjungan selalu punya cerita baru dan objek baru untuk diamati.
Kejahatan seksual menghampiri anak melalui bujukan, maka orangtua perlu mengajari anak agar menjadi 'anti-bujukan' terutama dari orang lain selain orangtua.