Theurbanmama

Pilih Rumah atau Apartemen

Senin, 06 Juni 2016

Dengan makin gencarnya promosi yang ditawarkan oleh developer, tampaknya saat ini masih banyak pasangan muda yang bingung memilih antara membeli rumah atau unit di apartemen. Setiap pilihan tentunya mempunyai berbagai kelebihan dan kekurangan, sehingga ada baiknya urban mama dan urban papa mencari tahu mana yang lebih cocok sebelum memutuskan mau membeli yang mana.

Rumah dipilih oleh sebagian besar masyarakat Indonesia karena saat ini masih banyak yang beranggapan bahwa memiliki properti yang "mempunyai halaman" memiliki nilai tambah yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan apartemen yang "hanya" memiliki sebuah unit. Memilih rumah berarti memilih tempat tinggal yang dapat dikembangkan sesuai dengan perubahan kebutuhan penghuninya di masa depan dengan cara merenovasinya.

Di balik keuntungan membeli rumah, tentu saja terdapat beberapa hal yang mesti dipahami. Mahalnya harga rumah menjadi salah satu faktor utama yang dirisaukan oleh banyak orang. Sesuatu yang sesuai dengan logika menurut saya, tingginya permintaan tentu berimbas pula dengan tingginya harga yang ditawarkan. Akhirnya banyak yang terjebak membeli rumah di lokasi yang jauh dari mana-mana dikarenakan hanya mempunyai budget yang tipis. Alhasil, energi dan waktu yang dikeluarkan untuk perjalanan dari dan ke pusat aktivitas malah jauh lebih besar daripada harga membeli rumah tersebut.

Berbeda dengan apartemen, keuntungan yang didapat adalah lokasi-lokasi apartemen ini biasanya cukup strategis atau di pusat kota. Ditambah dengan adanya berbagai fasilitas umum yang lengkap sebagai kegiatan penunjang, seperti kolam renang, gym, minimarket, dan arena bermain anak-anak. Apartemen bisa menjadi alternatif yang baik bagi para pekerja yang tidak mempunyai banyak waktu luang untuk bertransportasi dari dan ke kantor.

Namun seperti pisau yang mempunyai dua belah sisi, ketidaknyamanan tinggal di apartemen sering kali menjadi salah satu faktor yang tidak bisa dilepaskan. Keterbatasan memodifikasi ruang seringkali menjadi alasan utama. Apalagi apabila penghuni yang menempatinya mempunyai anggota keluarga baru. Ditambah bahwa banyak sekali peraturan dan tata tertib penghuni, menjadikan apartemen ini tidak begitu leluasa apabila urban mama dan papa ingin berkreasi dengan hunian sendiri.

Segala kekurangan dan kelebihan dari masing-masing jenis hunian ini tentulah berbeda-beda bersifat subjektif. Setiap orang atau keluarga mempunyai pemikiran yang berbeda mengenai sejauh mana pentingnya fungsi hunian bagi mereka. Dari penjelasan ini, mana yang sekiranya urban mama dan urban papa pilih untuk dijadikan tempat tinggal, rumah atau apartemen?

Related Tags : ,,,,
Apa Reaksi Anda ?
10 Comments
Post a Comment
You must be in to post a comment.