Our Stories
Roda Pedati: Kadang di Atas, Kadang di Bawah
Faktanya, lebih berat mengajarkan kesederhanaan pada anak kala kita diberi kelonggaran rezeki. Kalau rezekinya sempit, terpaksa harus berhemat. Saat memiliki materi berlimpah? Inginnya beli ini-itu untuk anak-anak. Nasib anak-anak nanti tak pernah bisa diramalkan. Siapa yang tahu, kehidupan mereka secara ekonomi di masa depan?Support Group Itu Bernama The Urban Mama
Sebagai seorang ibu, buat saya support group itu sangat penting. Saya jadi merasa tidak sendiri dan mempunyai banyak teman meskipun hanya di dunia maya. Apalagi di TUM tidak melulu topiknya tentang bayi. Banyak sekali topik yang dibahas di sana. Jadi bisa menyegarkan pikiran yang kadang jenuh dengan rutinitas harian.Anakku Slow Growth
“Wah ini BB-nya kurang! Kok BB-nya dibawah garis merah? Jangan-jangan kurang gizi, anaknya kurus sekali.” Saya sudah terlalu sering mendengar kalimat-kalimat seperti itu. Apalagi dengan dua anak yang lahir prematur dan perkembangan berat badan yang sangat lambat.(Masih) Setia ke Posyandu
Dulu ketika Ayesha, putri pertama saya, masih balita, saya sering membawanya ke posyandu. Tentu saja untuk ditimbang berat badannya dan diberi vitamin A dua kali setahun.Ledi Lulus Toilet Training
Setelah Ledi berhasil melakukan toilet training di rumah, latihan toilet training Ledi belumlah usai. Sekarang waktunya berlatih menggunakan toilet di tempat umum dan saat tidur malam hari.





