Mengenali dan Memilih Clodi

Oleh ifa pada Rabu, 26 Oktober 2011
Seputar Tips

Untuk calon mama dan mama yang masih bingung atau mau mengenal cloth diaper (popok modern).  Berikut tips memilih dan mengenal cloth diaper (clodi) dengan bijak:

- Pelajari apa itu clodi. Clodi apa yang cocok untuk newborn, infant hingga toddler untuk toilet training. Ada clodi dengan One Size yang umumnya bisa dipakai dari berat 3,5 - 16 kg. Ada pun varian lainnya dengan Multi-Size sesuai berat badan dan usia bayi saat itu. Jenis clodi sendiri banyak macamnya mulai dari Pocket diaper, All in One Diaper, All in Two Diaper, Diaper Cover, Fitted Diaper, Countour Diaper, Prefold, Flat Diaper dan istilah lainnya seperti Insert, Inner, Outer, Liner, Booster, Doubler, Soaker, Snap, Hook & Loop dan Snappi.  Untuk mengetahui penjelasannya sebagian dapat dibaca disini atau di forum ini.

- Pilih dengan seksama clodi yang memang cocok baik dari segi budget dan material yang digunakan sesuai dengan keperluan dan kondisi kulit bayi. Jangan sampai malah karena motifnya lucu tapi si kecil mejadi sering rash. Semisalnya ada beberapa anak yang alergi terhadap suede cloth atau microfleece. Maka pilihlah clodi yang berbahan natural seperti bamboo, hemp atau cotton.

- Jangan membeli clodi dengan merk yang sama dalam jumlah banyak sekaligus. Karena bisa saja ternyata cutting tidak cocok atau bahkan alergi terhadap material tertentu. Boleh saja beli banyak selama sudah pasti cocok dan terpakai lama. Ada pun artikel mengenai jumlah clodi bisa dilihat disini. Namun tiap anak tentunya memiliki kebutuhan yang berbeda.

- Ingin lebih berhemat, belilah clodi lokal. Tentunya dari segi harga, corak dan kualitas tidak kalah menarik dari yang impor. Selain itu bisa juga membeli clodi second atau buat clodi sendiri. Dalam membuat clodi sendiri, material yang digunakan cukup mudah seperti Selimut berbahan fleece, T-shirt atau sweater bekas yang sudah tidak terpakai. Pola clodi bisa didapat gratis lewat internet. Untuk insert microfiber bisa kita beli di toko swalayan dengan harga murah. Atau melipat-lipat kain yang penyerapannya bagus seperti handuk atau alas ompol. Intinya selama bisa menahan urine bayi minimal 1-2 kali. Bisa juga memakai clodi hanya untuk di malam hari dan bepergian saja sebagai pengganti pospak, selebihnya memakai celana pop atau celana dalam bayi.

- Perhatikan apa saja yang dibutuhkan untuk merawat clodi. Pertama detergen yang aman untuk clodi biasanya yang dibuat tanpa kandungan pemutih, pengharum, enzym, softener atau pencerah warna pakaian. Pakailah seperempat dari takaran jumlah detergen yang biasa digunakan. Diaper Pail untuk menyimpan clodi yang sudah dipakai sebelum dicuci. Wet Bag untuk menyimpan clodi basah ketika bepergian atau di rumah. Sprayer atau penyemprot air untuk menghilangkan feses dari popok, alternatifnya adalah sikat gigi bekas. Liner adalah berupa lembaran yang ditaruh di atas inner clodi berfungsi untuk menghindari feses menempel langsung pada inner. Cara perawatan lainnya dapat dibaca disini.

- Apa pun merk clodi pastikan nyaman untuk anak dan sesuaikan dengan kebutuhan. Pastikan mengganti setiap 4 jam sekali dan jika sudah terkena feses. Untuk malam hari sebaiknya tidak lebih dari 8 atau 9 jam. Bersihkan kulit anak setiap habis mengganti popok dengan air bersih dan sedikit sabun. Berikan kulitnya waktu sesaat untuk bernafas dengan selingan celana pop/celana dalam biasanya bisa dipasangkan dengan flat diaper yang telah dilipat-lipat terutama saat berada dirumah.

Dampak positif dari penggunaan Cloth Diaper :

? lebih ekonomis dibanding pemakaian popok sekali pakai. Bahasan lebih lanjut bisa dilihat di forum ini.

Sangat ramah lingkungan, dibandingkan popok sekali pakai yang membutuhkan waktu terurai 200-500 taun. Bayangkan jika seorang bayi sehari memakai 5 pospak dalam sehari maka dalam 2 tahun saja ada 3650 pospak yang belum terurai. Butuh ribuan tahun lamanya bumi ini untuk bersih dari sampah pospak. Tidak heran sekarang pun cuaca mulai berubah ekstrem karena sebagai manusia kita lalai dan tidak peduli lingkungan. Limbah yang sangat besar menanti di masa depan jika kita mulai dari sekarang.

? Bisa dilungsurkan untuk si calon adik, keponakan atau anak teman, bahkan dijual kembali selama kondisi terawat dengan baik.

Semoga tips  ini dapat membantu para mama yang tertarik dengan clodi. Happy cloth diapering!

*note popok sekali pakai yang bukan biodegradable

ifa

21 Komentar
Grace May 6, 2013 3:52 pm

Hola Bun, salam kenal ya,
yap saya juga sukaa dan bersyukur banget mengenal Clodi.. Matthew 2 tahun 1 bulan juga pakai Clodi mulai 1 bulanan.. baru lepas Clodi umur 2 tahun untuk Potty Training.. sampai sekarang clodinya juga masih bagus bagus, siap diwariskan untuk next Baby (walaupun belum tau kapan :p)

Pokoknya berasaaa deh hematnya pakai Clodi ^^ !!

BundaAbangAbi November 26, 2012 8:42 pm

Halooo, lam kenal. Putri ke-2 Sya, Ody yg bru berusia 26hr kulitny sensitif, cuma pke popok kain biasa aj ruam n tambah yakin mwo coba pke clodi krn baca TUM. :)

Stella Sutjiadi
Stella Sutjiadi January 25, 2012 7:12 pm

Ifaaa...infonya membantu skali! ;) aku baru join di Urban Mama ni.. :) lagi mempelajari Clodi.. :) dulu anakmu dipakein clodi dari usia berapa? :)

ifa January 25, 2012 10:09 pm

haloo stella welcome to the urban mama family ;) irsyad br pk clodi dari usia 2 bulan, krn pas lahir mungil jd blm muat pk clodi :)

wini nirmala gunawan
wini nirmala gunawan December 30, 2011 8:36 am

eh neng ifa, ketemu disini... cucok bgt artikelnya, pas ini lagi cari info tentang clodi.. persiapan :P

ifa January 25, 2012 10:00 pm

eh neng winiii congrats y bumil :D Alhamdulillah klo terbantu ;)

ifa November 2, 2011 4:05 pm

pakenya coba pas malam hari ato pergi aja mom, sehari-hari pk celana dlm bayi sm muslin/tetra (cukup nampung 1-2x pee) jd lbh hemat pemakaian clodinya dan lebih sehat tentunya,imho. Soal bulky pernah dibahas ada clodi" yg lbh slim di forum Cloth Diaper: Review Berbagai Merk :)