Saat membereskan lemari, saya menemukan beberapa baju yang sudah tidak terpakai lagi, jadi saya mengajak Rinjani untuk membuat fringe shawl dari kaus bekas.
Sedih rasanya melihat si kecil tergeletak sakit dan tidak berselera makan. Bagaimana caranya membuat makanannya terlihat lebih menarik? Sajikan makanan favorit si kecil dengan tampilan yang berbeda, tentunya dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia di rumah.
Urban mama dan papa punya baju kaus yang sudah tidak terpakai tetapi bingung mau dikemanakan? Coba kausnya didaur-ulang menjadi tas. Ya, membuat tas tanpa dijahit untuk dipakai berbelanja.
Ulang tahun Bara dan Lintang hanya berbeda tiga hari, jadi perayaan tiup lilinnya sengaja dibuat berbarengan. Berhubung Lintang sedang sangat menyukai segala hal yang berbau kereta, maka saya memutuskan untuk membuatkan mereka kue kereta.
Siapa yang anaknya hobi corat-coret? Ya kreatif, tetapi saya tetap mengajari Raffi untuk menulis dan menggambar pada media yang tepat. Salah satu media yang saya gunakan untuk memenuhi kepuasan Raffi menggambar sepuasnya adalah dengan papan tulis yang dibuat sendiri pada dinding rumah.
Lubang biopori ini menjadi solusi saya agar sampah organik tidak lagi saya buang di tempat sampah dan diangkut petugas kebersihan. Sampah-sampah organik ini justru saya manfaatkan sebagai makanan bagi para organisme dan fauna di dalam tanah.
Permainan sensory-play berikut sangat mudah dibuat sendiri di rumah. Ada banyak hal yang manfaat yang balita bisa pelajari dari permainan sensory play kali ini. Sambil bermain, urban mama-papa dapat sambil bercerita seperti tentang dinosaurus yang terjebak es, sehingga harus diselamatkan.
Jika biasanya gelembung sabun akan melayang-layang dan minta dikejar, kali ini gelembungnya akan berbentuk kecil-kecil dan menyatu sehingga berbentuk seperti ular. Ya, bubble snakes namanya.
Biasanya saat akhir pekan saya jadikan kesempatan untuk mencoba resep brunch, kali ini saya mencoba resep buttermilk pancake dari Ibu. Pastikan adonannya cukup kental agar mudah digunakan untuk menulis huruf pada wajan.
Setiap tahun, saya selalu menyempatkan diri membuat kostum untuk Rinjani. Biasanya kostum dibuat berdasarkan karakter apa yang Rinjani sukai saat itu. Kali ini Rinjani memilih kostum karakter Pinky Pie dari My Little Pony.