Lucky Me!

Oleh dian pada Kamis, 16 September 2010
Seputar Our Stories

Saya mungkin salah satu perempuan yang beruntung Proses melahirkan Nara sama sekali ngga susah demikian juga dengan kehamilannya. Meski saya sempat masuk RS dan bedrest 2 minggu tapi setelah itu kehamilannya tidak bermasalah. Ngga kenal capek dan hobby jalan-jalan (kadang bisa saya lakukan dari pagi sampai malam!). Dan tentu semua itu saya lakukan dengan perut yang makin lama makin besar.


Seminggu sebelum melahirkan aja saya masih sempat nonton Java Jazz. Dengan perut gendut joget-joget diiringi lagu Jason Mraz. Jujur, itu adalah kali pertama saya nonton Java Jazz. Padahal sebelumnya saya ngga pernah tertarik untuk nonton. Ngga tau kenapa saat hamil itu pengen banget nonton.


Proses melahirkan Nara bisa dibilang lancar dan cepat. Jum'at, 13 maret 2009 pukul 3.30, saya terbangun karena ingin pipis, ternyata ada sedikit flek. Setelah itu saya merasa air ketuban rembes. Langsung saja saya siap-siap ke Rumah Sakit.


Keberuntungan yang pertama, saat berangkat menuju Rumah Sakit, jalanan sepi. Kalau semua itu terjadi pukul 6 atau 7 pagi, bisa dipastikan saya menikmati kemacetan.


Keberuntungan yang kedua, saya sampai di Rumah Sakit sekitar pukul 5. Kamar langsung disiapkan dan saya tidak boleh bangun dari tempat tidur karena air ketuban yang sudah rembes. Saat diperiksa dalam, ternyata sudah bukaan 3! Padahal saya belum merasakan mulas karena kontraksi yang dahsyat. Setelah itu di-CTG, 30 menit. Mulai dari sana, saya baru merasakan mulas yang dahsyat. Saya diberi bantuan oksigen. Setelah itu saya kembali di CTG, 30 menit.


Keberuntungan yang ketiga, melahirkan dengan metoda waterbirth! Karena saya sudah berencana untuk melahirkan dengan metoda waterbirth, kolam dengan air hangatnya sudah disiapkan. Setelah diperiksa dalam, ternyata saya sudah bukaan 9! (setahu saya dari bukaan 7 sudah boleh masuk ke kolam). Rasa sakit berkurang setelah saya masuk ke kolam dan air hangatnya membuat saya lebih rileks. Bagi saya, melahirkan dengan metoda waterbirth adalah sebuah keberuntungan karena tidak semua orang memiliki kesempatan untuk melahirkan dengan metoda ini. So I consider myself lucky.


Satu jam setelah masuk ke kolam, tepat pukul 9.35 WIB, Nara lahir. Nara keluar dan masuk ke kolam. Setelah diangkat langsung diletakkan di dada saya. Rasanya? Amazing!


Alhamdulillah Nara sehat, sempurna, tidak kekurangan suatu apapun. Ini adalah keberuntungan yang keempat. Untuk anak pertama yang lahir hanya butuh waktu kurang dari 5 jam dari pertama kali masuk RS itu tergolong cukup cepat. Para suster sampai heran dan kagum. Alhamdulillah. Satu jam setelah melahirkan, saya sudah bisa berjalan sendiri dan pipis ke kamar mandi sendiri. Yang saya  rasakan setelah melahirkan itu hanya 1, lapar! Beberapa teman yang menjenguk saya malam itu juga sampai bingung karena saya tidak terlihat sepertu orang yang baru melahirkan, santai. Alhamdulillah saya diberi kemudahan oleh Allah.


Nara lahir hari Jum'at, jadi weekend itu banyak sekali yang menjenguk, banyak yang mendo'akan, dan tentunya banyak yang memberi kado ;) Ini keberuntungan yang kelima. Suami pun jadi bisa lebih lama mendampingi saya. Senangnya :)


Senin pagi, Nara dinyatakan dokter bilirubinnya 10.6. Dokter menyatakan Nara boleh pulang asal sering disusui dan dijemur. Ini keberuntungan yang keenam karena Nara itu golongan darahnya beda dengan saya. Biasanya anak yang berbeda golongan darah dengan ibunya, bilirubinnya suka tinggi. Istilahnya jaundice atau kuning.


Saya juga mempunyai suami yang amazing! Selalu mendampingi mulai dari sebelum hamil, saat periksa kesehatan ke DSOG untuk kali pertama sampai setelah dinyatakan hamil, periksa rutin ke DSOG, sampai saat melahirkan. Suami tidak pernah absen! Yang terpenting, dia juga sangat mendukung saya untuk memberikan ASI untuk Nara. He is truly a breastfeeding father, a great husband indeed. Ini keberuntungan yang ketujuh.


Dan saya tidak bisa berhenti bersyukur kepada Allah karena sudah diberi segala kemudahan dan berkah yang luar biasa.

Kategori Terkait


Tag Terkait

29 Komentar
paramita October 6, 2010 8:45 am

waaah alhamdulillah ya mba, bersyukur banget dikasih bgitu banyak kemudahan dan kemurahan hati Allah..:)

smoga kemudahan mba juga diberikan Allah untuk aku ya saat melahirkan nanti, amiinn..

dian September 23, 2010 8:40 pm

@ Ika..thank u ya..salam kenal mbak..

Ika Prasetya Damayanti
Ika Prasetya Damayanti September 22, 2010 10:55 pm

Wowww!!!... Amazing... Indeed u're very lucky :) Salam kenal ya mba Dian :) Welcome to the motherhood ;)

dian September 22, 2010 6:29 pm

@ Dewi Martha, andin, semoga sehat terus dan diberikan kelancaran wkt persalinannya ya..salam kenal juga ya..thank u

@ Dian thank u ya..

Dian September 22, 2010 5:05 pm

haruu