Roa Rica

Oleh Eka Gobel pada Jumat, 19 April 2013
Seputar


Beberapa waktu yang lalu, Opa mengunjungi kami di Cibubur sambil membawa oleh-oleh dari Manado. Dua minggu sebelumnya Opa berkunjung ke Manado untuk menghadiri acara pernikahan salah satu kerabat. Salah satu oleh-oleh yang dibawa Opa adalah Ikan Roa asap. Senang sekali menerimanya, apalagi Pop, suka sekali dibuatkan Roa Rica.

Roa Rica ini lebih seperti abon ikan. Dulu, alm. Ibu sering membuat Roa Rica ini untuk lauk. Dimakan bersama nasi hangat, rasanya nikmat sekali. Apalagi bila dimakan keesokan harinya, rasanya lebih nikmat. Bisa juga dimakan bersama tinutuan (bubur Manado), yumm... rasanya lezat!

Berikut bahan-bahan dan cara membuatnya, semoga suka...

Bahan-bahan:


  • 15 ekor ikan roa kering yang sudah diasap, buang kepala, kulit, ekor, dan tulang, lalu haluskan dengan ditumbuk atau gunakan food processor

  • 10 buah cabe merah & cabe rawit (tergantung selera)

  • 10 siung bawang merah; 8 siung diiris tipis, 2 siung dihaluskan

  • 2 siung bawang putih

  • 2 buah tomat, dipotong kasar

  • 1 ruas jahe, ukuran 2 cm

  • 1 sdt garam

  • ½ sdt gula

  • 150 ml minyak goreng


Cara Membuat:


  1. Tumis bawang merah yang sudah diiris, lalu tiriskan.

  2. Haluskan ikan roa asap yang telah dibuang kepala, tulang, ekor dan isi perutnya, lalu pisahkan.

  3. Haluskan bawang putih, 2 siung bawang merah, jahe, cabe merah dan cabe rawit, lalu tumis.

  4. Masukkan tomat yang telah dipotong-potog kecil, aduk rata, masak sampai tomat agak layu.

  5. Masukkan ikan roa yang telah dihaluskan, aduk rata.

  6. Masukkan bawang merah yang telah ditumis, beri garam dan gula.

  7. Cicipi rasa, angkat dan sajikan.


Catatan:


  1. Rica roa tidak boleh dimasak terlalu lama, karena rasanya akan pahit, disebabkan oleh bawang merah yang gosong.

  2. Rica roa tidak perlu dimasak sampai minyaknya kering, karena minyak rica roa dan bawang merah memang akan keluar dengan sendirinya, terutama bila dibiarkan semalam.

  3. Masukkan rica roa ke dalam stoples, tutup rapat. Dapat tahan selama 3-4 hari. tapi biasanya, habis dalam waktu 1-2 hari saja.

5 Komentar
Eka Gobel
Eka Gobel December 3, 2013 4:20 pm

cynthia - sedaaap skaliii :)

cynkoirewa
cynkoirewa April 19, 2013 9:25 pm

pe sedap tu sambal roa :D

Eka Gobel
Eka Gobel April 19, 2013 3:13 pm

@yusa: *toss* suka juga, tapi bikinnya yg males :)

@wiwit: serius mau wit?

WiwiT
WiwiT April 19, 2013 12:56 pm

Teh Ekaaaa,
kalo bikin lagi, mau dunk dikirimin... :D

yusamandagi
yusamandagi April 19, 2013 7:01 am

makanan favorit gue nih,, selalu dikirim sama mil di menado :D sekarang udah bisa bikin sendirii,, tfs yaa..:D

 

Artikel Terbaru
Senin, 09 November 2020 (By Expert)

Mengenal Lebih Dekat Rahasia Manfaat BPJS Sebagai Asuransi Proteksi Kita

Jumat, 25 Desember 2020

6 Keuntungan Tidak Punya Pohon Natal di Rumah

Kamis, 24 Desember 2020

Rahasia kecantikan Alami dari THE FACE SHOP YEHWADAM REVITALIZING

Rabu, 23 Desember 2020

Lentera Lyshus

Selasa, 22 Desember 2020

Different Story in Every Parenting Style

Senin, 21 Desember 2020

Menurut Kamu, Bagaimana?

Jumat, 18 Desember 2020

Santa's Belt Macarons

Selasa, 15 Desember 2020

Christmas Tree Brownies