TUM's Weekly Roundup: 14 September 2018

Oleh the urban mama pada Jumat, 14 September 2018
Seputar
TUM's Weekly Roundup: 14 September 2018

Apa kabar, urban Mama dan Papa sekeluarga? Bagaimana awal minggu ini yang dimulai dengan hari libur? Semoga cukup memberikan waktu ekstra untuk berkumpul bersama keluarga, dan semua aktivitas yang dijalani seminggu ini berjalan lancar ya.

Di awal minggu ini, Mama Adhisti dari Yogyakarta berbagi cerita serunya saat mengikuti Merapi Lava Tour. Tour ini berlokasi di Kaliurang, sebuah desa tujuan wisata di Yogyakarta yang terletak di lereng Gunung Merapi. Mama Adhisti mengikuti Merapi Lava Tour tersebut sekeluarga dan turut membawa anak-anaknya yang berumur 5 tahun dan 16 bulan. Yang menarik dari Merapi Lava Tour ini tidak hanya sekadar melihat Gunung Merapi dari kejauhan, melainkan naik off road jeep menyusuri daerah lereng yang pernah terkenal akan dampak letusan Gunung Merapi pada tahun 2010. Apalagi beberapa bulan lalu pun Merapi sempat 'batuk' beberapa kali. Seperti apa keseruan menyusuri daerah lereng Gunung Merapi naik off-road jeep dan tempat-tempat apa saja yang disinggahi sepanjang perjalanan Lava Tour ini? Urban Mama dan Papa dapat baca infonya dalam artikel Merapi Lava Tour ini.

Melakukan perjalanan sekeluarga tentu sangat menyenangkan, apalagi kalau si kecil diajak ikut serta. Mengenal tempat-tempat baru dan melihat suasana yang baru dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan. Namun menjadi tantangan tersendiri bila Mama dan Papa mengajak si kecil yang masih berusia batita, terutama jika rutin melakukan perjalanan di dalam maupun di luar kota. Selain harus pintar-pintar memilih dan menyusun segala macam barang bawaan agar tidak repot dan tetap dapat menikmati perjalanan, salah satu benda yang wajib dibawa saat bepergian bersama si kecil adalah alat gendongan. Menurut Mama Kantie Wilujeng, aktivitas menggendong membuat putranya menjadi lebih nyaman saat memasuki tempat baru dan asing baginya. Gendongan yang dipilih di sini tentu harus yang ergonomis dan mendukung posisi optimal bayi. Ini penting, karena selain bayi selalu nyaman, Mama pun tidak mudah pegal dan tangan tetap bebas membawa tas. Beberapa gendongan yang Mama Kantie pilih sesuai usia perkembangan bayi dijelaskan lebih lengkap dalam artikel memilih gendongan yang tepat saat melakukan perjalanan. Jika Mama tertarik mencari informasi yang lebih banyak seputar pemilihan jenis gendongan, mari bergabung dalam thread forum gendongan dan baby carrier.

Gendongan memang sifatnya lebih praktis dan ringkas untuk membawa si kecil bepergian, terutama saat urban Mama harus banyak berjalan kaki atau menggunakan kendaraan umum. Namun ada satu alat yang tak kalah pentingnya untuk urban Mama dan Papa siapkan, jika akan sering bepergian bersama si kecil menggunakan mobil. Menurut Mama Musdalifa Anas, salah satu perlengkapan bayi yang menjadi prioritas untuk disiapkan sejak Mama sedang hamil adalah car seat untuk bayi. Car seat untuk bayi dan anak-anak itu penting agar bayi berada dalam posisi yang aman saat dibawa naik mobil, anak akan terbiasa duduk tenang dan tidak mengganggu konsentrasi pengemudi, serta yang paling penting adalah keamanan anak terjaga. Menyiapkan car seat yang tepat berarti memilih car seat sesuai usia dan kondisi pertumbuhan anak, karena ternyata fitur-fitur baby car seat berbeda dengan toddler car seat. Penjelasan lebih lengkapnya, dapat dibaca dalam tips memilih car seat yang tepat

Bagi urban Mama dan Papa yang sedang berencana untuk membangun atau membeli rumah, pastinya kenyamanan dan kelayakan menjadi salah satu prioritas penting. Namun seringnya kedua hal tersebut harus dihadapkan pada kondisi permasalahan di kota-kota besar di Indonesia seperti tingginya nilai harga tanah, moda transportasi umum yang kadang tak dapat diandalkan, lokasi, atau budget yang terbatas. Seringkali ini menjadikan kita tidak punya banyak pilihan saat memilih hunian yang ideal. Dalam artikel Kebutuhan Masyarakat Urban terhadap Rumah Efektif, TUMExpert Mande Austriono menjelaskan bagaimana mengakali prioritas-prioritas dalam membangun rumah dengan merencanakan rumah yang efektif dan efisien. Menurut Mande, rumah efektif adalah rumah yang mempunyai berbagai ruangan yang dapat memfasilitasi kebutuhan penggunanya secara maksimal. Selain itu, rumah yang efektif adalah rumah yang ruangan-ruangannya mencerminkan kepribadian dan kebiasaan dari sang pemilik rumah. Seperti apa contoh bentuk dan isi dari rumah yang efektif? Silakan urban Mama dan Papa baca dalam tulisan Kebutuhan Masyarakat Urban terhadap Rumah Efektif.

(Gambar: www.pexels.com)

Nantikan selanjutnya tulisan-tulisan menarik dan informatif di The Urban Mama minggu depan, ya. Selamat berakhir pekan dan selamat berkumpul bersama keluarga tercinta, Urban Mama dan Papa!

0 Komentar