Yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Bedak Bayi

Oleh musdalifa anas pada Jumat, 01 Februari 2019
Seputar Product Reviews
Yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Bedak Bayi

Masih berbekas dalam ingatan, salah satu momen yang paling menyenangkan saat anak-anak masih bayi adalah momen saat memandikan mereka. Memandikan bayi ternyata bukan sekadar membersihkan kulitnya agar wangi saja. Urban mama dan si kecil dapat menciptakan ritual bonding saat waktu mandi. Kebetulan anak-anak termasuk yang senang bermain air. Saat mandi, saya kadang bernyanyi, ikut bermain, dan bercanda.

Setelah memandikan si kecil dan mengeringkan tubuhnya dengan handuk, ada beberapa perawatan yang biasa saya lakukan agar tubuhnya bersih, sehat dan wangi. Saya memijat si Kecil dengan minyak telon agar tubuhnya tetap hangat, lalu mengusapkan bedak bayi di bagian dada, punggung, serta area lipatan tubuhnya agar si Kecil tetap segar dan mencegah munculnya biang keringat. Bedak bayi juga bekerja pelindung pada kulit ketika si Kecil aktif bergerak sehingga mengurangi risiko terjadinya lecet akibat gesekan.

Bagi saya, menggunakan bedak bayi tidak masalah karena bedak bayi juga baik untuk menjaga kesehatan kulit si Kecil. Namun ada beberapa hal penting yang urban mama perlu diperhatikan saat memakaikan bedak bayi pada tubuh si Kecil:

  1. Pastikan saat memakaikan bedak pada si Kecil, tubuhnya dalam keadaan bersih setelah mandi dan sudah dikeringkan dengan handuk. Hal ini untuk mencegah munculnya jamur akibat bedak yang tercampur dengan air ataupun keringat.
  2. Jangan menggunakan puff bedak karena dapat menyimpan debu dan tidak higienis.
  3. Tuang bedak bayi secukupnya pada telapak tangan urban mama (posisinya agak jauh dari muka anak agar partikel bedak tak terhirup), kemudian perlahan usapkan pada kulit si Kecil.
  4. Usapkan bedak pada bagian yang mudah berkeringat seperti lipatan lengan, leher, ketiak, dan punggung. Hindari mengusapkan bedak pada daerah alat kelamin si Kecil, terutama bagi anak perempuan, agar tak terjadi infeksi pada alat kelaminnya akibat partikel dari bedak.
  5. Hindari menggunakan bedak bayi secara berlebihan hingga terlalu tebal di kulitnya. Cukup usapkan tipis-tipis pada kulitnya untuk menghindari adanya bedak yang menggumpal terkena keringat.
  6. Jangan menggunakan bedak pada kulit bayi yang sedang luka, termasuk ketika bekas pusar belum puput. Hal ini berisiko menimbulkan reaksi peradangan pada kulit.
  7. Terakhir, hindari penggunaan bedak untuk membersihkan sisa-sisa buang air kecil atau besar si Kecil. Sebagian urban mama biasanya membersihkan area pantat bayi dan kemudian menaburkan bedak sebanyak mungkin sampai ke area lipatan paha. Hal ini harus dihindari karena dapat membuat pori-pori kulit dan sirkulasi udara di area tersebut tertutup. Cukup gunakan air untuk membersihkan sisa-sisa kotoran, kemudian keringkan dengan menggunakan handuk.

Sebagai orang tua, tentu urban mama ingin selalu memberikan yang terbaik bagi si Kecil demi mendukung tumbuh kembangnya, termasuk dalam urusan memilih produk perawatannya, seperti bedak bayi ini. Sebaiknya pilih bedak bayi yang mengandung talc. Jenis mineral talc ini telah melalui proses penggilingan hingga menjadi butiran halus. Hal yang membuat bedak dianggap berbahaya adalah bahan pembuatnya, seperti magnesium dan silikon yang jika dihirup dan menumpuk pada saluran paru-paru si Kecil dapat berisiko menimbulkan gangguan pernapasan.

Ada beberapa pilihan bedak bayi dari Johnson's, di antaranya Bedak Bayi Johnson’s Blossom, Bedtime, Milk & Rice, Cooling, serta Active Fresh. Saya sendiri menggunakan Bedak Bayi JOHNSON’S® Milk & Rice. Dengan kandungan protein susu murni, nutrien beras, serta vitamin A dan vitamin E, bedak bayi JOHNSON’S® Milk & Rice dapat menjaga kulit si Kecil tetap halus, lembut, dan terawat. Kandungan talc-nya juga lembut sehingga sesuai untuk digunakan pada si Kecil.

Bedak Bayi JOHNSON’S® Milk & Rice ini masih saya gunakan ke anak-anak sampai saat ini. Saya suka sekali aromanya yang lembut dan tahan lama. Jadi ingin selalu cium anak-anak. Wanginya juga segar dan natural. Yang terpenting, Bedak bayi Johnson’s Baby dibuat khusus untuk bayi. Bedak bayi Johnson sudah ada selama 125 tahun sehingga banyak urban mama tentu mengenal wangi produk Johnson’s yang ‘wanginya bayi banget’. JOHNSON’S® selalu terbaik buat si Kecil.

9 Komentar
May Sukmasari
May Sukmasari February 7, 2019 8:50 am

Terima kasih tipsnya Mama Ipeh, saya juga sebenarnya masih pakaiin bedak sih ke Dhira, apalagi habis mandi. Kadang juga kalau beres main, aku suka pakein bedak biar gak bau keringet, tapi baca ini jadi tahu kalau pake bedak mesti kondisi badan lagi bersih dan kering ya. Tfs ya.

Sama, aku juga pakai Johnsons Baby yang Blossom.

Angie Renata
Angie Renata February 4, 2019 9:52 am

aromanya enak banget! ngingetin waktu anip masih baby. soothing!

musdalifa anas
musdalifa anas February 6, 2019 9:27 am

Sampai gede anak-anak masih aku pakein bedak Jhonsons baby ini, gantian kalau gak pakai milk rice pakainya yg blossoms. Wangi bayi yaaaa Ngie.

Nala Gautama
Nala Gautama February 3, 2019 6:48 pm

ini andalanku banget! honestly ngga cuma anak-anak yang pakek, aku juga!

musdalifa anas
musdalifa anas February 6, 2019 9:27 am

Toss, akupun. Aku suka yang blossoms.

Honey Josep
Honey Josep February 3, 2019 7:46 am

setuju! mandiin anak-anak itu ngangenin! dre juga masih pakai
Bedak Bayi johnson's Milk & Rice soalnya wanginya enak banget!

musdalifa anas
musdalifa anas February 6, 2019 9:28 am

Ada juga sabun bayi yang Milk & Rice ini loh Hon, lembut banget dan tentunya wanginya bayi banget.

KatrinLarissa KatrinLarissa
KatrinLarissa KatrinLarissa February 3, 2019 7:29 am

dari kecil selalu pake produk johnson's baby. cocok buat anak-anakku. cuma dulu aku pakai puff :( karena kebiasaan aja kali yah. baca artikel ini baru tau kalo gak disarankan. aku kasih tau deh ke temen2 yang baru punya baby. thanks artikelnya mbaaa.

musdalifa anas
musdalifa anas February 6, 2019 9:28 am

Iya mama Katrin, karena debu dari bedaknya ya. Terima kasih ya sudah mau share ke urban mama lainnya.

 

Anda harus Log In untuk memberikan komentar terhadap artikel ini.

Silakan Login di Sini