Akhirnya sampai juga kami ke akhir masa menyusui. Rara berhasil melewati masa-masa ASI eksklusif selama enam bulan dan terus menyusu sampai kini berusia dua tahun.
Sejak tahun lalu, kantor tempat saya bekerja menyediakan fasilitas daycare sementara yang buka seminggu sebelum libur lebaran dan berlangsung sampai tanggal 15 Agustus 2014. Semua karyawan bisa menitipkan anak-anak mereka (usia 2 - 5 tahun) saat pengasuh atau ART pulang kampung sementara orangtua tetap harus masuk kerja.
Anak kami terlahir dengan riwayat alergi. Semakin bertambah usianya, dampak alergi semakin parah. Baik klinik alergi maupun dokter spesialis anak tidak bisa menjawab, hanya meresepkan obat. Kami pun memutuskan mencari jawaban ke Penang.
Sejujurnya, saya adalah salah satu orang yang menganggap remeh general medical check up. Saya merasa masih muda, sudah menjalani hidup sehat, dan tidak merasakan keluhan berarti di tubuh. Jadi dengan percaya diri saya merasa sehat.
Saat Ledi berulang tahun kedua, saya merasa senang bercampur sedih. Senang melihat bayi kecil yang kini sudah tumbuh besar dan sehat. Sedih karena saya harus siap-siap menyapih Ledi.
Bukankah kami ingin anak kami nanti tumbuh menjadi anak yang tangguh? Anak yang cerdas dan mandiri, yang bisa menjaga dirinya sendiri dan suatu hari nanti menjaga orang-orang yang disayanginya? Jadi lagi-lagi, secara bertahap kami harus belajar ‘melepas’nya.
Saat Vino berusia sekitar dua bulan, tiba-tiba saya melihat ada ruam kemerahan di area yang biasa ditutupi popok. Saya terkejut sekali dan berusaha mencari penyebab ruam itu.
Setiap orang punya prioritas masing-masing dalam kehidupannya. Ada hal yang penting menurut A, tapi ternyata bukan yang terpenting menurut B. Latar belakang keluarga, pendidikan, kesehatan, dan tujuan hidup menjadi faktor yang menentukan hal terpenting dalam kehidupan kita.