Melawan Korupsi Lewat Buku Cerita Anak

Oleh Imelda Sutarno pada Sabtu, 21 Oktober 2017
Seputar Book Reviews
Melawan Korupsi Lewat Buku Cerita Anak

Kata korupsi kini sudah semakin akrab kita dengar sehari-hari. Aneka kasus korupsi yang berhasil ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ditayangkan media massa, menyadarkan kita agar semakin berhati-hati dan tentunya berusaha untuk terhindar dari kegiatan sekecil apapun yang mengarah pada korupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman nilai-nilai antikorupsi tentu selayaknya mulai kita tanamkan sejak usia dini. Orangtua perlu mengajarkan nilai tersebut ke anak, dari mulai hal-hal yang sederhana yang sering dialami di lingkungan sekitar. Contoh kecil: tidak boleh berbohong kepada siapa pun.

Berkaitan dengan penanaman nilai antikorupsi, ada sebuah gerakan bernama Indonesia Membumi (Indonesia Menggagas dan Menerbitkan Buku Melawan Korupsi). Ini adalah sebuah gerakan yang dirancang KPK dan Ikapi (Ikatan Penerbit Indonesia) yang bertujuan melawan korupsi melalui buku bacaan, terutama buku cerita anak.



Salah satu buku yang diterbitkan Indonesia Membumi adalah Cerita Bijak untuk Anak. Dalam buku ini ada lima cerita yang sangat mudah dicerna oleh anak-anak. Tokoh-tokoh dalam buku ini adalah hewan yaitu ayam, burung hantu, monyet, kucing, kelinci, kancil, dan masih banyak lagi.

Nilai-nilai yang ditanamkan melalui kelima cerita dalam buku ini adalah kejujuran, tidak mudah berputus asa, mendahulukan kepentingan bersama dibanding kepentingan pribadi, suka menabung, dan tidak menyerobot antrean.

Pada cerita telur ayam yang hilang misalnya, ada seekor musang yang hendak membuatkan kue bolu untuk ulang tahun burung hantu. Tetapi karena tidak punya telur, ia mengambil tanpa izin telur milik ayam. Perbuatan ini tentu saja sama dengan mencuri, dan tergolong perbuatan yang harus kita hindari. Lalu pada cerita sepatu baru kelinci, dikisahkan sang kelinci lebih mengutamakan membeli kepentingan pribadinya yaitu membeli sepatu baru dibandingkan menyumbang uang untuk memperbaiki jalan di lingkungannya yang sudah banyak lubang dan rusak. Dan sang kelinci pun jatuh dan keseleo ketika mencoba sepatu barunya di jalan berlubang. Nah cerita lengkap lainnya bisa dibaca langsung di bukunya ya.

Yang juga menarik, buku ini dilengkapi stiker dan aktivitas. Untuk aktivitas yang dimaksud, diletakkan pada bagian akhir setiap cerita. Pada cerita telur ayam yang hilang tadi, anak-anak diajak menunjukkan jalan agar sampai ke telur ayam. Sedangkan pada cerita sepatu baru kelinci, anak-anak diajak melengkapi kalimat dengan mengisi huruf hidup pada bagian kalimat yang dikosongkan.

Sebagaimana buku cerita anak pada umumnya, buku ini memuat lebih banyak ilustrasi gambar yang lucu dan menarik dibanding teks. Membaca buku ini bersama anak-anak sangat bermanfaat. Anak-anak jadi lebih mudah menyerap beragam nilai kebaikan melalui cara bercerita. Harapannya, kelak hingga mereka besar, selalu menjadi pribadi yang baik, santun dan tentunya selalu dijauhkan dari niat berbuat korupsi. Semoga.

Cerita Bijak untuk Anak
Penerbit: Bhuana Ilmu Populer
Penulis: Krismariana
Ilustrasi: InnerChild Studio
Tebal: 68 halaman
Harga: Rp75.000,-

Imelda Sutarno
Imelda Sutarno

A working mom with two gorgeous krucils. Suddenly love the outdoor recreations as an impact of married with her scuba diver husband, Bambang. Take the kids from beach to the hill, from forest to the waterfall, will always give her (and her husband) joy and enthusiastic. Cooking isn’t her middle name but always trying to give her family the best food that she can. Now she lives in Jakarta.

4 Komentar
Cindy Vania
Cindy Vania October 27, 2017 5:49 am

Bukunya bagus banget mba Imel :)
Mengajarkan anak dengan kalimat dan contoh yg mudah diingat oleh mereka.

Imelda Sutarno
Imelda Sutarno October 27, 2017 12:38 pm

iya mbak Cindy. Yuk belikan untuk anak2 mbak Cindy :)

dieta hadi
dieta hadi October 24, 2017 9:03 am

Wahhh bagus juga ya bukunya, anak-anak pasti senang membacanya dan nilai moralnya juga ada. Wajib beli nih, tfs ya mbak imel

Imelda Sutarno
Imelda Sutarno October 27, 2017 12:39 pm

betul mbak. Yuk dibeli :)