Novel dan Film

Oleh ninit yunita pada Jumat, 30 Januari 2015
Seputar

Tahun 2014 bisa dibilang tahun yang sangat berkesan bagi saya. Kali pertama menulis skrip film untuk film Mari Lari dan ternyata saya masuk nominasi FFI 2014 dalam katagori Penulis Skenario Asli Terbaik. Alhamdulillah rasanya senang luar biasa karena saya benar-benar tidak pernah menyangka kalau suatu saat nama saya akan tersebut di sana.

Film Mari Lari sendiri rilis di bulan Juni 2014 berawal karena saya rutin lari selama hampir 3 tahun terakhir. Meski bukan pelari dengan pace yang cepat, saya sudah falling in love dengan lari. Karena suka menulis dan lari, tentunya ada keinginan someday saya bisa menulis novel tentang lari dan bahkan bisa direalisasikan ke layar lebar agar lebih banyak lagi orang-orang yang tadinya tidak lari, setidaknya bisa menggerakkan mereka untuk memakai sepatu lari yang sudah lama tersimpan. Suami saya, Adhitya Mulya, banyak memberikan ilmu bagi saya dalam menulis skrip.

Meski film Mari Lari hanya bertahan 3 hari saja di teater, saya tidak merasa sia-sia. Alhamdulillah Mari Lari mendapat review yang baik dari kalangan film dan yang menyenangkan, saya mendapat beberapa email yang mengapresiasi saya menulis skrip dan novelnya.

Setelah Mari Lari, saya menulis novel Kukejar Cinta Ke Negeri Cina. Dalam proses penulisan, saya bertemu Pak Chand Parwez dari rumah produksi Starvision. Beliau tertarik untuk mengangkatnya ke layar lebar. Looking back, saat novel pertama saya yang difilmkan, Test Pack, saya harus menunggu 7 tahun. Hidup ini memang penuh kejutan ya? :) Kali ini, saya beruntung tidak perlu menunggu selama itu.

Dengan Mas Fajar Bustomi sebagai sutradara dan Mbak Novia Faizal sebagai penulis skrip, saya yakin bahwa hasilnya akan memuaskan. Sebagai muslimah, saya ingin menulis sesuatu tentang agama saya. Saya ingin menyampaikannya dengan cara yang ringan-ringan saja. Menyenangkan sekali melihat hasilnya di layar lebar. Melihat penonton tertawa dan menangis. Yang penting, pesannya sampai.

Setelah Kukejar Cinta Ke Negeri Cina, saya mendapat whatsapp dari Zaskia Adya Mecca untuk menulis novel adaptasi Hijab. Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk mengadaptasi skrip yang ditulis oleh Hanung Bramantyo dan Rahabi Mandra. Di film Hijab ini, Zaskia untuk kali pertama menjadi produser. Film Hijab sendiri rilis pada 15 Januari 2015 dan masih bisa urban Mama Papa tonton di teater terdekat.

Ya, terkadang saya suka memberikan tantangan pada diri saya sendiri untuk melakukan sesuatu yang belum pernah dilakukan. Menjadi Ibu Rumah Tangga sekaligus sopir anak-anak, saya terkadang sering mempertanyakan diri saya sendiri apakah saya sanggup untuk menulis? Tapi ya itu, hidup tidak hanya duduk-duduk saja tapi harus berdampak pada orang-orang di sekeliling kita, lebih baik lagi bila jangkauannya bisa lebih luas. Saya ingat apa yang dikatakan Zaskia saat peluncuran Novel Hijab. "Mas Hanung setiap tahun menghasilkan karya. Saya juga harus melakukan hal yang sama agar saya pantas menjadi pendampingnya."

Tahun ini, novel pertama saya, Kok Putusin Gue, juga akan diangkat ke layar lebar. Setelah 11 tahun sejak novelnya dirilis. Siapa yang mengira, ternyata sesuatu yang saya lakukan 11 tahun yang lalu, diangkat ke layar lebar.

Hal yang paling menyenangkan kalau saya dan anak-anak ke toko buku, saat melintas rak, anak-anak menunjuk novel yang saya tulis. "Mama, itu ada nama Mama." :')

Menulis adalah legacy. Saya ingin anak-anak saya mengingat saya tidak hanya sebagai Mama tapi juga sebagai penulis.

Kategori Terkait


Tag Terkait

25 Komentar
Musyafiah May 28, 2015 9:40 am

hmm..that's amazing ya...

Veronica Sri Utami
Veronica Sri Utami April 29, 2015 11:18 am

baru ikutan baca, dan langsung dapet "bensin". Harus berdampak ke orang sekeliling kita, kalau bisa lebih luas. makasih inspirasinya mbak.

Btw, boleh dong ajarin bikin skrip film. ;)

heniek
heniek April 20, 2015 7:09 pm

--hidup tidak hanya duduk-duduk saja tapi harus berdampak pada orang-orang di sekeliling kita--- acung jempol buat teh Ninit ^_^

Athiah Listyowati
Athiah Listyowati April 1, 2015 2:01 pm

Tehhh, jleb banget pas baca quotenya Mba Zaskia, aku kemana aja dan udah bikin apa aja buat membanggakan suami dan anak-anakku.

Keep inspiring Teteh!

Thanks a bunch for this super motivation~

Desie Maulani Charman
Desie Maulani Charman March 26, 2015 12:40 pm

Wooww....ternyata founding mother TUM ini rruaarr biasa sekali prestasinya, ikut bangga ya teh Ninit, prestasi yang bisa menginspirasi para mommies untuk percaya pada diri sendiri, produktif dan bermanfaat bagi yang lain.... #hugs