Theurbanmama

Berbahaya kah Berkendara Saat Hamil?

Saat ini ibu hamil kebanyakan memiliki beragam kegiatan yang mengharuskan mereka tetap aktif selama menjalani kehamilan, dalam hal ini adalah mengendarai mobil atau motor.

Pertanyaan yang sering diajukan adalah:
Bolehkah saya mengendarai motor atau menyetir mobil? 
Kondisi apakah yang harus diperhatikan sehingga kita tidak boleh menyetir?
Transportasi apa yang aman?

Kiat aman berkendara selama hamil
Pada prinsipnya tidak ada larangan spesifik untuk berkendara saat hamil dalam hal ini menyetir, namun tentunya kita tidak boleh mengabaikan beberapa kondisi perubahan pada tubuh ibu hamil yang memerlukan perhatian khusus.

Laporan statistik angka kecelakaan kendaraan bermotor pada ibu hamil meningkat 40 % saat trimester kedua, berdasarkan laporan dari Canadian Medical Association Journal, Donald Redelmeier yang mengepalai studi ini menyatakan tidak merekomendasikan ibu hamil untuk menndelegasikan tugas pada suami karena laki-laki angka kecelakaannya lebih tinggi dibandingkan ibu hamil. Redelmeier mengatakan hanya perlu berhati-hati saat berkendara, patuhi rambu lalu lintas, tidak ngebut, dan mengurangi gangguan konsentrasi (alat komunikasi dsb). Yang menarik angka ini menurun saat kehamilan trimester ketiga dan menurun setelah melahirkan.


foto: Chandra Marsono

Kita ketahui karena pengaruh hormon ibu hamil cenderung mudah lelah, insomnia, mual, dan stress dan hal ini lah yang mungkin memicu terjadinya kecelakaan. Pada trimester pertama ibu hamil cenderung mengalami mual dan muntah yang menyebabkan gangguan intake nutrisi dan cairan hal ini tentunya bisa mengganggu daya konsentrasi selama berkendara. Seiring berjalan kehamilan tekanan darah cenderung akan menurun, hal ini menyebabkan pada posisi statis baik duduk maupun berdiri terlalu lama menyebabkan aliran darah ke otak berkurang sehingga sesekali bisa terjadi black out, pusing yang tentunya berbahaya jika terjadi saat berkendara. Perut yang makin besar, duduk terlalu lama dan kaki yang bengkak itu pun mungkin menyebabkan tidak nyaman berkendara terlalu lama.

Risiko yang mungkin terjadi dari kecelakaan lalu lintas pada ibu hamil adalah:

Mengingat risiko kecelakaan maka mengendarai mobil tentunya jauh lebih aman daripada mengendarai motor.  Karena alat pengaman yang terbatas pada motor, sebaiknya dihindari.

Tips berkendara saat hamil


  1. Memakai sabuk pengaman dengan benar, aturlah sabuk pengaman antara dada dan perut, dan sabuk bagian bawah dibawah perut melewati paha dan pelvis.

  2. Duduklah jauh dari kemudi, atur posisi dimana kaki masih bisa menjangkau pedal.

  3. Jangan mematikan airbag.

  4. Sebaiknya berkendara tidak lebih dari 6 jam.

  5. Sebaiknya ada yang menemani, jika terjadi hal yang tidak diinginkan ada yang mendampingi.

Semoga bermanfaat.

Related Tags : ,
Apa Reaksi Anda ?
7 Comments
Post a Comment
You must be in to post a comment.